Cahaya Kasih…

Bintang bercahaya malu di antara gelap nya malam
Di temani hembusan angin lembut menyejukan
Kisah dua merpati dalam peraduan, hangat
terasa….

Redup nya bulan melukiskan kehangatan kasih
Mereka memiliki cinta dan kasih
Seindah berlian yang seakan menjadi cahaya dalam kegelapan
Dan hanya
relung hati mereka yang memahaminya

Merpati akan terbang bersama seiring nya waktu
Waktu dimana mereka akan selalu bersama selamanya
Karena mereka memiliki kehangatan cahaya
cinta
Cahaya yang tak akan redup hingga waktu berhenti berdetak

Semoga…

Selalu bersama dalam duka dan cita

Memahami dalam buruk dan indahnya..

Dalam  Berkah Dan Kasih Sayang Allah

Hingga akhir waktu yang Allah berikan

Coret Coret ku diantara Diam

Ku pejamkan mata sejenak..kurasakan setiap sudut relung yang belum terjamah..
malang benar nasib nya.. tak ada belaian hangat menyelimuti nya..hampa dan dingin..
Oohh relung ku… aku kan berusaha memberimu cahaya penerang.. memberimu selimut kehangatan..
Dan memberimu suara2 merdu nan suci melalui kitabku.. aku kan membuatmu senantiasa hangat oleh kasih cinta nan murni dariNya

Bidadari Malam….

Dia memanggilku KUNYET… awal nya Munyet.. tetapi menurut nya aku sedikit lebih keren, dan ia memutuskan lebih baik memanggil ku KUNYET..
aku selalu tertawa mendengar perkataan nya.. dan aku sangat paham bahwa itu hanya sekedar panggilan kesayangan baginya… dan aku menyukai nya

Dengan berjalan nya waktu aku tahu apa yang disukai nya, bagaimana ia… Aku pun tahu apa yang membuat nya marah.. dan selalu aku menyukai mimik wajah itu..
Dan mungkin bagi nya.. aku sering membuat dirinya marah. Sempat terpikir, jika akulah satu – satu temen bagi nya yang selalu membuat ia marah. Dan ini kelebihannya, kemarahan nya hanya sesaat, setelah sesaat senyum dan tawa manis itu merekah.. seakan marah itu tidak pernah menyelimuti hatinya.. dan sebenarnya ia tidak benar – benar marah…

Senyum itu yang membuat aku selalu mengagumi nya… entahlah sejak kapan aku memiliki rasa ini..
Sejak awal mengenal nya aku tahu ia beda.. dan tanpa aku sangka, kami memiliki banyak persamaan. Aku rasa ia pun mengetahui nya..

Ia kawanku, ia pendamping hidupku, dan ia selalu membantuku.. dia selalu membuat aku tersenyum dan tertawa bahagia. Dan tak ada yang bisa mengubah nya… ini telah terjadi.. Dia yang menjadi semangat hari – hariku.

Tuhan.. jika Kau memberikan ku kesempatan, mungkin aku memilih untuk selalu bersamanya..
Jika Kau memberiku kesempatan lebih lama, aku ingin selalu membuat senyum dan tawa bahagia itu selalu ada diwajah lembut nya

Tapi Mengapa Tuhan.. saat ia hadir dalam hidupku, Kau buat aku seakan menjauh dari nya…

Kau buat aku menangis menahan sakit, merasakan pedih dalam hati juga ragaku…

Seandainya sedari dulu Engkau mempertemukan kami.. hingga ia lebih lama menemani hari – hariku

Seandainya raga ini mampu untuk menempuh semua perjalanan hidup yang Engkau gariskan..

“Nyet…. Semangat ya….Semua akan baik baik saja.. Allah akan selalu menjagamu”

Kata – kata itu menyejukkanku… lirih aku mendengar nya.. aku tahu ia berada disampingku..
Aku mendengar derai air matanya.. aku merasakan dengan lembut ia genggam tangan ku.. kasih sayang nya begitu tulus..

Wahai mutiara terindahku… engkau bukan hanya sekedar kawan sepanjang hidupku
Engkau adalah bidadari yang selalu menerangi malamku… engkau embun dipagi hariku

Maaf bidadariku… jika aku tak sanggup mengatakan setiap serpihan hati yang aku rasakan..

Dan maaf jika uraian kata ini hanya membuat mu terluka…

Jangan pernah menangis wahai bidadari malamku.. senyummu lah yang selalu menyejukan hatiku, tawamu yang menghangatkan jiwa ku yang membeku..

Jika ada waktuku bersamamu aku ingin itu selama nya, bukan hanya sekedar mimpi yang akan menghilang saat ku terbangun. Bukan nya khayalan yang membuatku terlena dan saat aku sadar itu membuat sakit dan perih…

Mungkin aku akan meninggalkan mu.. mungkin kita tak akan selamanya bersama.. dan mungkin hanya sedikit waktuku bersamamu…

Maaf… atas kelemahan ku sehingga aku begitu cepat meninggalkanmu… Aku hanya hamba Tuhan yang dianugerahi dengan keterbatasan… namun Tuhan memberikan ku engkau..

Wahai bidadariku yang penuh dengan keindahan dan kelembutan hatimu… jadikan aku kenangan terindahmu.. jadikan aku bagian paling berharga di lembaran hidupmu

Berjanjilah tak akan pernah menangis, berjanjilah luka goresan dihatimu akan mengering dan tak membekas.

Berjanjilah senyuman itu selalu merekah dan berjanjilah engkau akan selalu bahagia.. untuk ku..
Hingga aku dapat meninggalkan mu dengan bahagia.

“Nyet….. aku berjanji tidak akan menangis.. aku berjanji akan selalu tersenyum dan aku berjanji untuk selalu bahagia… Untuk mu.. Untuk setiap detik waktu yang kita lewati…”

“Aku menyayangimu…”

Senyumku untuk nya.. hingga aku ucapkan syahadat dan aku menutup kedua mataku………………..

True Love will show You the way…..

Saturday, 6th March 2010

Aku Bersamamu…

It’s created for my best friend..
atas keyakinan mu bersama yang terkasih dan tersayang
atas hari bahagia mu di awal bulan depan….

Congrats ya Sist….muah muah………

Aku adalah insan..
Bersukma pada kemurnian
Bersandar pada keteguhan dan keyakinan hati
Hati ku mungkin tak keras batu raja karang
Hati ku tak sedingin bongkahan gunung es yang tegap berdiri angkuh
Namun aku mampu berjalan panjang tanpa takut menyerangku
Perjalanan yang tak akan membuatku lelah…..

Saat perjalanan itu ku lalui.. tanpa ku sadar Tuhan memberiku hati dengan cinta
Cinta?? Apakah itu sebuah masa depan??
Ada kah jawaban untuk 1 kata yang duniapun mengagungkan nya
Dan Keraguan…? Mengapa..? Begitu lama terjebak dalam pikiran tersesat dan membuatku tersumbat
Begitu mudah mata ini basah.. begitu mudah api berkobar antara jantung dan sukma
Tanpa mampu aku menghadang dan semua terbentang
Hingga dia datang penuh keteguhan dan keyakinan
Dan… menyejukan.. sesuatu yang aku rasa sekarang

Aku yang bersandar pada keteguhan dan keyakinan hati
Aku yang tak keras batu raja karang
Aku yang tak sedingin bongkahan gunung es yang tegap berdiri angkuh
Kini bersama dengan dia yang diagungkan dunia
Atas keyakinan dan keteguhan mu, aku menerima dengan tulus dari kemurnian sukmaku
Aku berjanji akan selalu menjaga
Dan
Akan bahagia bersama cinta yang akan selalu menjadi pembimbingku…

Surabaya, 26 Maret 2010

Ungkapan Sebuah Hati

Ini hanya uraian kata di jauh hati yang mungkin beranjak padam

Diatas kikisan kekecewaan, ada secelah berkas harapan seakan tak mampu u/ sirnah

Mungkin kisah ini tak setebal lembaran buku, mungkin juga kisah ini tak sedalam lautan samudera

Hanya ada nama ketulusan, harapan juga kasih sayang di dalam nya..

Masih berharap ada Keajaiban yang mampu mengubah kerasnya kata hati dan dingin nya perasaan.

Masih berharap kebagian bersama ter kasih

Dan aku… Doa ku masih tetap sama…

Bersama mu dengan kebaikan kata mu

Bersama mu dengan cahaya aklak mu

Bersama mu dengan kelembutan hati mu

Bersama mu dengan Kasih Sayang mu

Bersama mu berjuang bersama, tertatih bersama

Bersama mu dalam indah nya Kebahagian yang hakiki……………………………………..

Ternyata Itu Pudar…(Sesion 2)

Bagi ku dia cantik.. dia mempesona… senyum nya manis…
Aku suka gaya nya… cara bicaranya … cara dia memandang dunia….
Karakter nya supel.. mudah dekat dengan semua orang.. dan semua orang menyayangi nya….

Oh Tuhan…. aku jatuh cinta… dan aku ingin memiliki nya…………

Saat beban nya begitu berat, aku bersama nya, mendukung nya dan menjaganya…

Aku mencintaimu disetiap indah parasmu, setiap sudut baik dan buruk dan setiap detik yang Tuhan ciptakan untuk ku..

Kau berkata “ Sungguh aku beruntung memiliki mu, kau menyayangiku dengan kesabaran mu dan dengan ketulusan mu. Dan kau pun berkata “ Aku juga mencintaimu”

Dengan mu
Aku belajar bagaimana aku menangis,bagaimana aku marah juga bersabar,
dan aku belajar bagaimana aku memandang indah nya dunia dengan cinta yang kita miliki.

Aku ingin bersama mu dalam kesucian dan keagungan cinta yang Tuhan ajarkan pada setiap manusia. Dengan senyuman merah merekah di bibirmu kau mengatakan “iya”. Bagi ku itu senyuman paling indah dalam hidup ku dan aku bahagia..

Kata orang kita bahagia.. kata orang kita bagaikan Rama dan Shinta… sangat serasi

Bagi ku lebih dari itu, lebih dari aku melihat indah nya matahari pagi.. lebih dari kesejukan embun yang menetes di dedaunan… dan bagi ku kita tak tergantikan…

Kita berdua bahagia……..

Langit yang cerah nampak berawan.. langit pun menghitam.. petir menyambar… dan…hujan seakan turun di tanah yang gersang…

Dulu Aku mencintaimu tp saat ini mengapa semua nya hampa…
kau tak mengerti kehendak ku…
kau hidup tanpa batas, tanpa memperdulikan aku..
seakan – akan kau tak menganggapku ada,,,

dan “Aku ingin kita berpisah… ” Aku berkata selayak nya seorang pria…

Mata indahmu mengalir butir2 air mata… bibir mu bergetar, diam dan menunduk lalu menatap ku, tatapan itu begitu menyakitkan bagiku.. tp aku bertahan..
Kau menangis.. wajahmu memerah, kau yang begitu indah.. kini begitu rapuh..
“Mengapa semua begitu mudah bagimu… setelah apa yang kita lalui bersama?..”
“Mengapa kau tak memberiku kesempatan untuk berbicara dari hatiku?”
“Mengapa begitu mudah kau menghukum aku?”
“Tidak kah ada setitik rasa kasih yang tersisa untuk kita berdua?”

“Masih ingin aku membangun Istana di surga bersamamu”
“Masih ingin aku, kau menungguku dan mengusap airmata ku”
“Masih ingin aku, kau membelai rambutku dan kau memanjakan ku”
“Masih bagiku kau imam ku..”

Aku berpaling dan aku meninggalkan mu.. tak ku hirau teriakan mu.. tak ku hirau tangisanmu..tak ku hirau segala yang telah aku miliki dan aku raih.
Hati seakan membeku, hati ku seakan kasar..berontak.. yang aku mau hanya menjauh..dan menghilang
Hilang dari kehidupan yang membuat aku terpojok, tertekan, terabaikan, dan tersingkir..

Kenapa aku dulu yang begitu bahagia kini begitu sesak
Kenapa aku dulu yang begitu sabar menantimu kini penuh amarah
Kenapa dulu aku begitu memujamu kini menganggap kau begitu tak ternilai
Kenapa dulu kita saling mencintai, kini kita saling menyakiti

Begitu mudah aku mengucapkan ikatan suci.. begitu mudah aku mencampakkan nya..
Begitu mudah aku maraih bahagia bersamanya, begitu mudah aku membuatnya menangis dan berteriak.
Begitu mudah aku mengatakan aku lah pria yang paling mengerti dirinya, dan begitu mudah aku tak menghiraukan nya saat dia menangis.

Hatiku beku.. dingin….
keegoisanku membesar.. harga diriku diatas segalanya..
aku katakan “aku tak kan kembali untuknya”

Ternyata Itu Pudar..(Sesion 1)

Saat aku melihat mu.. hati ku berkata “He’s the one”

Saat kau tersenyum dan mengungkapkan “aku mencintai mu setulus hatiku” dan aku tau hatiku berkata “sungguh beruntung aku memiliki nya”

Saat mata mu berkaca dengan kegalauan di wajahmu… dengan hati2 kau mengatakan “sayang.. maukah kau menikah dengan ku dan menjadi pendamping ku seumur hidupku?”
oohh Tuhan… aku berkata “Iya…iya… iya… aku mau… “

Kemudian

Selalu kau bilang “sayang… aku akan menunggu mu dengan sabar dan akan selalu setia pada mu”

dengan lembut aku pun berkata “Sayang, kau tahu aku sangat mencintaimu, bagi ku kau tidak hanya seorang suami tp sahabat, pendengar baik ku, penyejuk hati dan cahaya hidup ku dan aku percaya padamu”

waktu terus berdetak tanpa bisa kita menghentikan…

Mengapa??

Hatiku galau…
perasaan ku bimbang…
ada yang pudar dalam hati ku….

seakan dengan keyakinan ku, aku berkata ” aku ingin kita berpisah..kau keras kepala…. kau selalu membuatku kecewa… marah….
hatiku sakit…ohh Tuhan…. kemana cinta yang aku rasakan… kemana kasih sayang yang aku rasakan… mengapa semua nya hilang….

dan kau pergi… tanpa kata.. tanpa bicara dan mata mu penuh kekecewaan….

pada secarik kertas aku membaca

Sayang..
Jika memang kau sudah tidak mencintaku, aku menerima nya dengan kebesaran hati yang aku punya.
Jika aku selalu membuat mu marah, maafkan aku karna ku tak dapat menyejukan hati mu yang terbakar amarah
Jika aku selalu membuat mu kecewa, maafkan aku karna keterbatasan ku, aku tak mampu menuruti semua ingin mu.
Jika aku keras kepala, aku sadar itu kekurangan ku karna aku ingin menjadi imam bagimu. saat kau tersesat dan terlupa.
Jika kau ingin berpisah, aku menerima dengan air mata yang aku miliki…..

bagi ku
kau adalah bidadariku
kau adalah penuntun ke surga Tuhan ku
kau adalah mutiara yang tak akan ternilai harga nya..
kau adalah cahaya diantara gelapku.

tubuh ku kaku, aku lemas tak berdaya… air mata telah basah..
apakah kau akan menghukum ku Tuhan?
apakah kau akan menyalahkan ku Tuhan?

namun bagi ku segala nya telah pudar… ternyata apa yang aku miliki bukan untuk selama nya…..

**
aku baca kembali kertas yg telah kusut..
Teringat aku
saat kau menggenggam tanganku dan menyelipkan cincin yang indah di jemariku..
saat aku memberikan mu hadiah, kau mengecup keningku dan ngucapkan syukur..
saat kau menyambut kepulanganku dengan senyuman.. kau begitu sabar..

kertas itu basah.. tangisku tak terbendung…
aku menangis.. berteriak… seakan se isi kamar menyalahkan ku.. mereka munghukumku…
Tuhan…hukum aku jika aku tersalah.. hukum aku jika aku tak baik…
Namun Ijin aku memiliki 1 kesempatan untuk aku menjadi seorang bidadari dalam hidup hingga ajal nya??

World for My soul

Puisi ini bercerita tentang sebuah Hati
Ada sebungkus cerita yang akan selalu memurni dan berseri
Tetesan butiran mutiara pun menerangi penuh keindahan abadi
Berharap keindahan dan kemurnian itu akan terus berseri

Ada sebuah nama terukir disana
Nama yang selalu ada dalam setiap hembusan doa dan harap
Nama yang akan mewarnai setiap untaian kata nan indah
Sebuah nama yang akan melengkapi setiap kebahagian dan kasih sayang

Aku sebut nama itu namamu dan hati itu hati ku
Aku berharap rangkaian indah kan selalu mewarnai
dan Aku selalu berdoa, Tuhan kan selalu bersama.

Salam Rindu ku untuk ibu ku

Mata itu penuh harap…

Mata itu menangis karena kasih sayang nya pada seorang mungil suci tanpa dosa dipelukannya

Raut Wajah yang begitu teduh hingga malaikat pun bersenandung kalimat suci untuk nya

Betapa mulia nya dan alam semestapun turut berdoa untuknya

Ia seorang yang mengajarkan aku untuk hidup

Ia yang memberikan aku ribuan bahkan jutaan kasih sayang

Ia lah yang tepat disampingku saat aku merasakan getar petir kekecewaan

Ia pula yang selalu memeluk ku lembut dan mencium ku hangat saat aku tertidur

Mengapa aku lupa ada surga dalam diri nya

Mengapa aku lupa selama 9 bulan Ia menjagaku dengan nyawanya

Mengapa aku lupa jika Ia selalu menjaga ku saat aku menangis memerah di tengah malam

Lalu mengapa aku lupa hanya Ia yang memberiku lautan kasih sayang yang tidak akan diberikan oleh hamba Tuhan lainnya

Dan Mengapa aku berdiri tegap dengan ego ku sebagai seorang manusia dihadapannya

Seharus nya wajah itu selalu tersenyum

Seharus nya mata itu tanpa airmata

Seharus nya bibir itu tak bergetar karena amarah

Tuhan… aku tahu jika aku bukan siapa – siapa

Aku sadar jika mungkin aku bukan salah satu hamba mu yang taat

Akupun mungkin bukan seorang yang berbakti

Tapi Tuhan……

Ijin kan aku berdoa untuk nya

Ijin kan aku menangis memohon kebahagian juga keselamatan bagi nya

Ijin kan aku bersujud pada mu memohon surga untuk nya

Aku Mohon TUHAN ku…. Dengar kan doaku…Kabul kan doa ku

Untuk Seorang IBU yang selalu ada untuk ku… kemarin, hari ini, maupun esok..

Karena ia akan selalu ada dalam hati ku….

Qatar Telecom Rombak Direksi Indosat

Post by Jawa Pos

JAKARTA - Setelah sukses menuntaskan tender offer 24,2 persen saham milik publik di PT Indosat Tbk (ISAT), Qatar Telecom (QTel) langsung melakukan perombakan Direksi. Pergantian itu termasuk posisi direktur utama (dirut) operator seluler terbesar kedua di Indonesia, Johnny Swandi Sjam. Dia diganti Harry Sasongko dari GE Finance.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST /LB) Indosat kemarin (11/6) memutuskan jajaran direksi yang baru yaitu, Dirut Harry Sasongko Tirtojondro, Direktur Peter Kuncewicz, Direktur Steve Hobbs, Direktur Fadzri Sentosa, dan Direktur Kaizad Bomi Heerjee. Dari daftar itu hanya dua nama yang tidak diganti, yaitu Fadzri Santosa dan Kaizad Bomi Heerjee. Komposisi baru ini lebih ramping karena hanya enam orang di jajaran direksi, lebih sedikit dari jumkah sebelumnya sembilan orang.

Rapat yang diselenggarakan di Gedung Indosat itu dihadiri Deputi Menneg BUMN perwakilan Qatar Telecom (Qtel) yang menguasai 65 persen saham, Deputi Menneg BUMN Sahala Lumban Gaol wakil pemerintah pemegang saham 14,2 persen, dan pemegang saham publik.

Harry saat ini masih menjabat Country Manager GE Money Indonesia. Pria kelahiran 17 Desember 1959 ini sebelumnya pernah berkarir di LippoBank sejak 1999 hingga 2005 dan menjabat pada posisi puncak Direksi.

Dalam masa transisi, Johnny Swandi Sjam masih menjabat sebagai Dirut interim hingga 11 Agustus 2009. Kabar yang beredar, Johnny akan dipasang pemerintah untuk menjadi Dirut PT Telkom Tbk, menggantikan Rinaldi Firmansyah. Mengenai hal itu, Johnny enggan berkomentar. “Jangan tanya sekarang. Pokoknya lihat saja nanti. Sekarang saya masih di Indosat hingga 11 Agustus,” tukasnya.

Selain jajaran direksi, susunan komisaris Indosat juga dirombak. Susunan terbaru adalah Komisaris Utama HE Syaikh Abdullah bin Mohammad bin saud Al Thani, Komisaris Nasser Marafih, Komisaris Richard F Seney, Komisaris Rachmat Gobel, Komisaris Rionald Silaban, dan Komisaris Jarman. Sedangkan untuk komisaris independen dipegang oleh Soeprapto, Setyanto P Santosa, Michael Latimer George Thia Peng Heok.

Sebelumnya, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sofyan Djalil menyetujui QTel melakukan perombakan direksi asal pemerintah tetap mempunyai satu kursi direksi dan satu kursi komisaris dalam perseroan. (wir/kim)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.